- Bertualang ke KarimunjawaPada akhir bulan Juli tahun 2011 silam, saya dan kedua kawan kuliah saya melancong ke Kepulauan Karimunjawa. Kepulauan ini terletak di lepas Laut Jawa. Sekira 80 kilometer di Barat Laut dari Kabupaten Jepara. Ia terdiri dari 27 gugusan pulau.
- Gunung PancarKolamnya kecil, tak lebih besar daripada kamarku. Catnya berwarna merah-bata. Sebuah pipa PVC berukuran sedang meliuk dari bebukitan dan bermuara di bibir kolam. Dari mulut pipa tersebut, air jernih mengalir deras. Uap a…
- Air Bertuah Curug CikasoDi kursi belakang, jari-jemarinya yang halus menggenggam tempurung lutut kananku. Telapak tanggannya terasa sangat halus kala bersinggungan dengan kulitku. Tudung kepalanya telah ia lepas. Rambut hitamnya yang panjang, t…
- Tanah Lot Amanda RatuKurebahkan tubuhku di atas hamparan hijaunya rerumputan. Pucuk-pucuknya basah menampung bulir-bulir embun yang enggan menguap. Kulihat ke arah langit lepas. Awan-awan tipis bergerak melayang di birunya angkasa. Daun-daun…
- Dewi Sari BungaSebenarnya ada yang sedikit mengganjal pagi itu. Pintu kamar-kamar di penginapan tertutup rapat semua. Gorden-gordennya pun rapat menutupi kaca jendela kamar yang kehitaman. Lampu pijar yang kuning keremangan tampak meny…
- Pagi yang Damai di Ujung GentengKala beravonturir, rasanya sangat mudah untuk bangun pagi. Tak ada lagi acara tarik-meringkuk di dalam selimut saat telinga terusik teriakan alarm. Begitupun halnya saat aku melanglang buana ke pesisir Selatan Sukabumi.…
- Petang di Pesisir Ujung GentengSenja perlahan terkikis oleh Sang Malam. Gurat lembayung yang kejinggaan kini telah hilang tersapu gulitanya. Awan-gemawan berduyun ringkih, mereka menggelayuti angkasa yang sepi tak berbintang. Bulan pun malu-malu berso…
- Saya KembaliCukup lama rasanya saya tidak menyentuh blog yang baru beberapa bulan saya rintis ini. Kasihan juga saya melihatnya, tak dijamah, tak dilirik barang sedetik. Bukan tidak beralasan, nyaris tiga bulan terakhir ini saya dik…
- Penyu dari Pangumbahan"Kalau mau ke Pangumbahan kemana ya Mas?" tanyaku pada seorang lelaki yang tengah asyik mengaso di sebuah warung kecil, tak jauh dari bibir pantai. "Lurus aja, tinggal lima kilo lagi," ujarnya sambil menunjuk ke sebuah j…
- Menerobos Hutan Lindung Ujung GentengKami berpikir kalau kami berjalan terus mengikuti bibir pantai di Ujung Genteng, kami bisa mencapai pantai lainnya yang bertetangga: seperti Cibuaya, Pangumbahan, atau Ombak Tujuh. Kalau dilihat dari peta, pantai-pantai…
- Ujung GentengSiang itu langit sangat cerah, biru memulas angkasa tanpa cela. Hanya tampak awan gemawan tipis yang berarak tertiup angin. Lautan terhampar luas, seolah menyatu dengan kaki-kaki langit di batas cakrawala. Mentari terik…
- Mencari Surga TersembunyiTubuh kami terasa lebih bugar setelah semalam menginap di kediaman kerabat Mas Febri di Kampung Gandasoli, Sukabumi. Di pagi hari kami melanjutkan perjalanan kami yang tertunda ke pesisir Selatan Sukabumi. Dari Kampung G…
- Semalam di SukabumiMalam sudah mendahului saat kami tiba di Kota Sukabumi. Perjalanan menuju pesisir Selatan Sukabumi masih panjang. Kami memutuskan untuk bermalam di kota ini dan melanjutkan perjalanan esok hari. Awalnya kami akan mengina…
- Ke Sukabumi!Malam pun menjelang, gulita melingkupi langit Kota Sukabumi. Lampu-lampu kota berpendar redup, menyapa kami yang kelelahan. Jalanan kota begitu lengang, geliatnya perlahan hilang ditelan malam. Malam sudah terlampau laru…
- Balada DamriSore itu kami sudah berkumpul di Griya Assalam, kosan di bilangan Ciwaruga ini memang sudah menjadi rumah kedua bagi anak-anak kelas saat tidak ada kuliah. Aku bersama keenam kawan kuliah berencana akan menyisir pantai-p…
- Danau di Kawah GalunggungRoda motor terantuk-antuk melibas batu-batu sebesar kepala orang dewasa. Jok motor pun ikut berayun keras. Naik-turun menyiksa bokongku. Sesekali aku bermanuver. Meliuk-liukan motor menghindari kubangan air yang tercecer…
- Kapal Kerapu?Awalnya kami sempat ragu dengan ajakan Dip dan kawan-kawannya untuk pulang dengan menggunakan Kapal Kerapu. Kami yang datang ke Pulau Tidung dengan Ojek Kapal dari Muara Angke, tidak tahu apapun tentang Kapal Kerapu ini.…
- Si Lumba-Lumba"Itu Lumba-Lumba!", teriak kami yang tengah terombang-ambing di atas kapal. Sekelompok ikan lumba-lumba melesat cepat di dekat permukaan air. Sesekali mereka melompat ke udara. Mereka berenang mengiringi kapal kami, seol…
- Menunggu Senja di Ujung TidungRantai sepeda beradu ramai dengan gerigi roda. Suara decitnya membuat ngilu gendang telinga. Sadelnya yang tidak terikat kencang berayun turun naik mengikuti berat tubuhku. Soal pengereman tidak perlu kau tanyakan. Nyari…
- Menyusuri Surga Tersembunyi Tidung KecilMentari bersinar terik tepat di atas kepala kami. Dengan cepat sinar keemasannya mengeringkan tubuh kami yang basah oleh air garam. Sekeliling kami laut sangat tenang, warnanya perlahan berubah dari hijau toska menuju bi…
- Pulau Tidung, The New ParadisePulau Tidung adalah pulau terluas yang berada di dalam wilayah Taman Nasional Kepulauan Seribu, Jakarta. Pulau ini terdiri dari dua bagian: Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Pulau Tidung Besar yang memanjang ham…
- Loncat dari Jembatan CintaHampir 3 jam kami terombang-ambing di atas ojek kapal ini. Sejauh mata memandang hanya birunya lautan yang kami lihat, tapi tidak jauh di Utara tampak sebuah pulau yang memanjang. Rumah-rumah berderet terhalangi rimbunny…
- Angkat Sauh dari Muara AngkeMesin kapal dinyalakan, suaranya menyalak-nyalak membahana. Ribut sekali. Kepulan asap pembakaran solar yang hitam pekat terbang ke udara. Kayu-kayu yang menyusun kapal bergetar seirama raungan mesin kapal yang sudah uzu…
- Menyambut Pagi di Teluk JakartaHari masih sangat pagi, kami sudah beranjak pergi menuju dermaga Muara Angke. Kapal motor yang akan membawa kami ke Pulau Tidung bersandar di balik kapal lainnya di bibir dermaga. Kami harus melompat-lompat dari kapal ke…
- Dermaga Muara AngkeSayup-sayup suara adzan subuh menggema tepat saat kami turun dari mikrolet. Jalanan gelap, tidak ada satu pun lampu jalan yang berfungsi. Kami pun terpaksa menggulung celana panjang kami karena jalanan yang becek, seolah…
- Petuah Sang MikroletTek tek tek tek . Si kenek mengadu-ngadukan koin recehnya dengan tiang besi yang terpancang di tengah bis. Sopir beringas yang memacu bis ini habis-habisan akhirnya menginjak pedal rem juga. Rem angin mendesis diiringi s…
- Apollo Jurusan GrogolHari masih terlalu pagi. Sayup-sayup merdu sang muazin pun belum terdengar. Seorang pria berotot dengan gaya khas seorang tentara mendekat menggunakan motor. Ia menyapa kami yang tengah tergolek di tengah taman. Kami yan…
- Ngemper di Kampung RambutanWaktu hampir genap pukul 12 malam, kami berlima sudah menjejakan kaki di Jakarta. Omprengan yang kami tumpangi dari Bandung mengantarkan kami sampai Terminal Kampung Rambutan. Masih terlihat beberapa calo yang menjaring…
- Omprengan VVIPAku bisa merasakan darahku berdesir kencang dalam buluh-buluh nadiku. Senja berlalu tergantikan petang. Aku bersama keempat kawan kuliah berkumpul penuh semangat di sebuah kamar kos di bilangan Sarijadi, Bandung. Doa dip…
- Kopi Campur ArangKopi dan dinginnya udara malam memang pasangan yang sangat tepat. Tapi bagaimana jika kopi yang disajikan dicampur dengan arang? Hmmmmmm tunggu dulu. Kala itu Kota Jogja Mendung seharian, namun hujan masih enggan untuk t…
- Ada yang Begituan di VredeburgSore mulai merayapi langit Kota Jogja. Cuaca pun mulai tidak bersahabat. Awan mendung kelabu bergelayut di langit-langit kota. Hembus angin dingin menyapu setiap sudut kota. Sebuah peringatan kalau hujan tidak lama lagi…
- Menyusup ke Dalam TamansariSepanjang Jalan Taman, tembok-tembok tinggi menjulang di kiri dan kanan jalan. Tembok-tembok tebal berwarna putih ini menjadi benteng yang menaungi sekeliling komplek Kraton. Cat kapur yang melapisi tembok-tembok ini seo…
- Masangin: Berjalan tanpa Melihat!Hari mulai gelap, senja perlahan-lahan turun. Langit kota yang sedari tadi mendung, masih enggan meneteskan bulir-bulir hujannya. Saat itu aku tengah duduk di pinggir jalan, tepat berada di belakang Kraton Yogyakarta. Di…
- Menapaki Jejak Kesultanan YogyakartaMatahari tampak masih malu-malu. Ia bersembunyi dibalik iring-iringan awan. Cuaca yang menyenangkan untuk berjalan-jalan di Kota Jogja. Jalan-jalan mulai ramai oleh hiruk pikuk kendaraan dan orang-orang yang berlalu lala…
- Jejak Sejarah Kota GudegLelah masih menggelayuti tubuhku. Sepuluh jam dalam kereta ekonomi benar-benar merontokan setiap persendian tubuhku. Goyah. Sambil memakan roti yang sengaja kubawa dari rumah, kulemparkan tubuhku ke atas kasur kapuk yang…
- Sosrowijayan: Pusatnya Penginapan MurahMentari malu-malu mengintip dari balik awan. Sinar keemasannya menerobos menyiangi jalanan Malioboro. Entah untuk keberapa kalinya aku menginjakan kaki di pusat wisata belanja yang tersohor ini. Hari masih pagi, Maliobor…
- Jogja Aku KembaliUdara dingin menyusup dari sela-sela jendela. Secara paksa ia membangunkanku dari tidur. Nanar mataku menatap keluar jendela. Hari masih pagi. Kulempar pandangan ke sekitar, beberapa penumpang tampak tergolek lelah dalam…
- Dosen Saya, Sang Pemberontak30 menit saya telat mendatangi perkuliahan pagi. Saat memasuki ruang kuliah saya tidak menemukan dosen, saya pikir dosennya jauh lebih telat dari saya (bendera kemenangan pun saya kibarkan dalam hati). "Udah ada Bapaknya…
- Pintu Surga Dibuka Lebar, Begitu juga Pintu A308Ini hari kelima saya dan teman-teman saya diharuskan hadir di kampus pukul 7 pagi. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan masuk pukul 7 pagi, hanya saja tubuh saya sudah terdidik dengan baik agar pingsan jam 6 pagi dan b…
- Asyiknya Kuliah di BandungSaya baru sadar kalau Pemerintah Kota Bandung sangat perhatian kepada para warganya. Bagaimana tidak, kota yang berjuluk "Parijs van Java" ini selain memiliki ratusan factory outlet dan objek-objek wisata menarik lainnya…
- Pak Guru yang BudimanSiapa yang tidak pernah berurusan dengan ruwetnya birokrasi di negeri yang tercinta ini? Mungkin rekan-rekan sering menghadapi situasi seperti ini saat akan membuat KTP, memperpanjang SIM, mengajukan usulan acara atau pe…










































